Ibadah tanpa ilmu ditolak, itu pasti.. bahkan menambah dosa. Bentuk dosa di dunia, bodoh, miskin, malas, tidak suka dzikir, sholat tidak khusuk, milih tidur daripada bangun malam, selalu melihat fisik. Padahal kebahagiaan itu ghoib, senang itu ghoib, syukur itu juga ghoib. Nah dari indikator itu sudah jelaskan berapa nilai tahu ngerti faham anda?
Sholat wajib tahu ngerti faham
Dzikir wajib tahu ngerti faham
Shodaqoh wajib tahu ngerti faham
bahkan menarik nafas pun wajib tahu ngerti faham agar hidup tidak terus menambah dosa.
Contoh : Allahu Akbar
Buat tulisan yang menggambarkan kebesaran Allah, satu hari min 5 halaman tanpa putus selama 30 hari jika anda bisa berarti ada kemungkinan anda tahu kebesaran Allah...
Cuman ketika anda menulis dan membaca tulisan anda tidak ada perasaan bahagia, takjub, bangga, bergetar maka itu bohong tulisan itu hanya retorika dari pikiran bukan dari hati, atau hati belum konek dengan kebesaran Allah. Karena jika hati sudah terhubung dengan kebesaran Allah maka Allah yang menuntun kita, Allah tunjukkan ilmu-ilmu baru yang sebelumnya kita tidak tahu, dan bukan 5 halaman 10 halaman pun masih kurang untuk menggambarkan kebesaran Allah.
Untuk teman-teman silahkan dicoba, kalo guru kami bisa menilai tulisan itu dari hati atau dari pikiran..
Itu hanya contoh, ada berapa banyak bacaan sholat, berapa banyak yang kita tahu????
Jadi tahu dong kenapa sholat kita tidak memberi solusi, atau sebelum dan sesudah sholat tidak ada perubahan?? bukan salah sholatnya tapi kurang ilmunya, karena semua perintah Allah sejatinya bukan untuk Allah tapi untuk hamba itu sendiri..
Ainurcerdastelititajam
Tampilkan postingan dengan label dzikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dzikir. Tampilkan semua postingan
Kamis, 22 Oktober 2015
Jumat, 24 April 2015
Sabtu, 14 Maret 2015
RENUNGKAN, PAHAMI AGAR KAMU DAPAT
Niat yo niat tapi ora niat tok ikutkan minat dan gairahnya
Bukan hanya minat dan gairah didalamnya harus jelas kuat sehat dan bersihnya niat
Kalau niat sudah bertemu dengan minat dan gairah
Inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Fisik yo fisik tapi ora fisik tok ikutkan spiritualnya Bukan hanya spiritual didalamnya harus ada gerak fisik Kalau fisik sudah bertemu hakekat Inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Syariat yo syariat tapi ora syariat tok ikutkan hakekatnya Bukan hanya hakekat, didalam hakekat harus ada syariat kalau syariat sudah bertemu hakekat inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Logika yo logika tapi ora logika tok ikutkan imajinasinya Bukan hanya imajinasi, didalam imajinasi harus ada logika kalau logika dan imajinasi sudah bertemu situ akan masuk ke medan tanpa batas
Pikiran yo pikiran tapi ora pikiran tok ikutkan hatinya Bukan hanya hatinya didalamnya harus ada berpikir Kalau pikiran sudah bertemu hati Inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Dzikir yo dzikir tapi ora dzikir tok ikutkan pikiran perasaan dan perbuatan Bukan hanya kata pikiran perasaan dan perbuatan didalamnya harus ada ingat Allah Kalau dzikir sudah bertemu kata pikiran perasaan perbuatan situ akan masuk ke medan tak bertepi
Fisik yo fisik tapi ora fisik tok ikutkan spiritualnya Bukan hanya spiritual didalamnya harus ada gerak fisik Kalau fisik sudah bertemu hakekat Inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Syariat yo syariat tapi ora syariat tok ikutkan hakekatnya Bukan hanya hakekat, didalam hakekat harus ada syariat kalau syariat sudah bertemu hakekat inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Logika yo logika tapi ora logika tok ikutkan imajinasinya Bukan hanya imajinasi, didalam imajinasi harus ada logika kalau logika dan imajinasi sudah bertemu situ akan masuk ke medan tanpa batas
Pikiran yo pikiran tapi ora pikiran tok ikutkan hatinya Bukan hanya hatinya didalamnya harus ada berpikir Kalau pikiran sudah bertemu hati Inilah medan tanpa batas situ akan masuk
Dzikir yo dzikir tapi ora dzikir tok ikutkan pikiran perasaan dan perbuatan Bukan hanya kata pikiran perasaan dan perbuatan didalamnya harus ada ingat Allah Kalau dzikir sudah bertemu kata pikiran perasaan perbuatan situ akan masuk ke medan tak bertepi
Langganan:
Postingan (Atom)